RanggoRanggo
Pamit Pulang Kerja dalam Bahasa Jepang-cover
Kembali ke artikel

Pamit Pulang Kerja dalam Bahasa Jepang

7 menit baca

Pamit Pulang Kerja dalam Bahasa Jepang

Pekerjaan sudah selesai, tas sudah siap, tetapi seorang rekan masih duduk di meja. Kamu bisa berpamitan dengan お先に失礼します(おさきにしつれいします): “Permisi, saya pulang duluan.” Rekan itu dapat menjawab お疲れさまでした(おつかれさまでした): “Terima kasih atas kerja kerasnya hari ini.” Pelajari kedua kalimat ini sebagai satu pertukaran. Menentukan siapa yang mengucapkan setiap kalimat sama pentingnya dengan mengenali artinya.

Pelajaran ini mengikuti satu situasi pulang kerja yang biasa. Kamu akan mengenali orang yang pulang, memilih ucapan pamit yang sopan, lalu menjawab ketika orang lain pulang. Ada juga perbedaan kecil yang berguna: menyatakan bahwa diri sendiri akan pergi lebih dulu dan mempersilakan orang lain mendahului. Keduanya memakai お先に, tetapi tugas ungkapannya berbeda.

Mulai dari orang yang pulang

Bayangkan Mika akan pulang, sedangkan Sato masih bekerja. Mika berkata:

佐藤さん、お先に失礼します。

Sato, permisi, saya pulang duluan.

Dalam ungkapan ini, お先に berarti “lebih dulu” atau “mendahului yang lain”. Yang dibandingkan adalah orangnya: Mika pulang sebelum Sato. Ungkapan itu tidak otomatis berarti Mika pulang sebelum jam kerja berakhir. Mika bisa saja pulang tepat pada waktunya. Jadi, jangan mengartikannya sebagai pengakuan bahwa Mika telah melakukan kesalahan.

失礼します adalah ungkapan sopan untuk meminta permisi. Hafalkan お先に失礼します sebagai satu ucapan pamit yang utuh dalam situasi ini. Ucapan tersebut memberitahukan keberangkatanmu dengan sopan, bukan menanyakan izin pulang. Jika perubahan jam kerja perlu disepakati, bicarakan lebih dahulu sebelum berpamitan. Ucapan salam tidak menggantikan pembicaraan tentang jadwal yang memang diperlukan.

Irodori tingkat pemula, Pelajaran 1 dari Japan Foundation mengajarkan pertukaran di tempat kerja ini bersama berbagai ucapan perpisahan. Untuk latihan sekarang, gunakan bentuk sopan yang lengkap. Kamu akan memiliki kalimat yang bisa langsung dipakai tanpa harus meniru bentuk singkat dan lebih akrab yang digunakan rekan tertentu.

Menjawab dari posisi rekan yang tinggal

Sato tetap di meja dan menjawab:

お疲れさまでした。

Terima kasih atas kerja kerasnya hari ini.

Jawaban itu menghargai pekerjaan Mika sekaligus menutup hari kerjanya. Sato boleh mengucapkannya meskipun pekerjaan Sato sendiri masih berlanjut. Jangan menyimpulkan bahwa でした mengharuskan semua orang di ruangan sudah selesai bekerja. Dalam pertukaran ini, yang mendapat penghargaan adalah rekan yang akan pulang.

Ungkapan tersebut bukan penilaian bahwa seseorang tampak kelelahan. Bandingkan dengan 疲れました(つかれました), “Saya lelah,” yang menyatakan kondisi diri. お疲れさまでした ditujukan kepada orang lain sebagai bentuk penghargaan. Nihongo de Care-navi dari Japan Foundation memberikan makna bahasa Indonesianya sebagai terima kasih atas usaha dan kerja keras seseorang. Fungsi sosial ini lebih membantu daripada terjemahan kata demi kata yang hanya berpusat pada rasa lelah.

Kamu juga akan mendengar お疲れさまです(おつかれさまです). Sebagai pegangan awal, です sering dipakai untuk menyapa atau menghargai rekan saat pekerjaan berlangsung, sedangkan でした melihat kembali pekerjaan yang sudah selesai atau dipakai saat berpamitan. Kebiasaan setiap tempat kerja dapat berbeda, dan kedua bentuk bisa terdengar dalam suasana pulang kerja. Anggap pasangan dalam pelajaran ini sebagai contoh yang dapat diandalkan, bukan aturan yang membuat semua jawaban lain salah.

EN: The departing speaker says お先に失礼します; the staying colleague replies お疲れさまでした. ID: Pembicara yang pulang berkata お先に失礼します; rekan yang tinggal menjawab お疲れさまでした.

Panel kiri menunjukkan orang yang pulang; panel kanan menunjukkan rekan yang masih tinggal. Panah menghubungkan ucapan pamit dengan jawabannya, meskipun pekerjaan rekan tersebut masih berlanjut.

Bandingkan tugas setiap ungkapan

Ungkapan Siapa yang mengucapkannya dalam pelajaran ini? Fungsinya
お先に失礼します。 Orang yang pulang sementara rekan lain masih tinggal Memberitahukan bahwa pembicara pulang lebih dulu dengan sopan
お疲れさまでした。 Rekan yang menjawab orang yang pulang Menghargai pekerjaan rekan yang akan pulang
お疲れさまです。 Rekan yang menyapa atau menghargai seseorang saat bekerja Memberikan sapaan penghargaan; penggunaannya mengikuti konteks
お先にどうぞ。 Orang yang mempersilakan orang lain mendahului Meminta lawan bicara untuk lebih dulu

Baris terakhir mengubah arah tindakannya. Ketika kamu mengatakan お先にどうぞ, orang lainlah yang dipersilakan lebih dulu. Misalnya, kamu memberi jalan di pintu agar rekan lewat dahulu. Kamu tidak sedang menyatakan bahwa kamu akan pulang. Penjelasan latihan terbitan Tuttle membedakan ajakan mendahului ini dari ucapan pamit お先に失礼します.

EN: お先に失礼します: I go first; お先にどうぞ: you go first. Arrows identify who moves. ID: お先に失礼します: saya lebih dulu; お先にどうぞ: Anda lebih dulu. Panah menunjukkan siapa yang bergerak.

Pada panel kiri, pembicara bergerak melewati pintu. Pada panel kanan, pembicara memberi jalan dan lawan bicara yang bergerak. Ikuti panah gerak untuk mengenali siapa yang lebih dulu.

Panduan memilih sebelum berbicara

Ikuti cabang yang sesuai dengan peranmu:

Siapa yang akan lebih dulu?
├─ Saya pulang kerja, sementara rekan masih tinggal.
│  └─ Ucapkan お先に失礼します。
├─ Rekan baru saja mengatakan お先に失礼します。
│  └─ Jawab お疲れさまでした。
└─ Saya mempersilakan orang lain lewat atau maju lebih dulu.
   └─ Ucapkan お先にどうぞ。

Perhatikan situasinya sebelum memilih kalimat. Jika kamu menahan pintu dan memberi isyarat agar orang lain lewat, ikuti cabang mempersilakan. Jika kamu mengambil tas lalu meninggalkan tempat kerja, ikuti cabang berpamitan. Kata お先に yang sama belum cukup untuk menentukan jawabannya. Bagian akhir ungkapan menunjukkan tindakan siapa yang sedang dibicarakan.

Entri お先に dalam Care-navi juga memperlihatkan seorang rekan mempersilakan orang lain lebih dulu saat makan siang. Arah tindakannya sama: lawan bicara melakukan sesuatu sebelum pembicara. Contoh di pintu dalam pelajaran ini membantumu melatih arah tersebut tanpa menambah banyak kosakata.

Dialog pulang kerja dengan penjelasan

Berikut adegan latihan. Mika sudah menyelesaikan pekerjaannya dan sudah tahu bahwa ia bisa pulang. Sato masih tinggal.

  1. Mika: 今日はありがとうございました。 “Terima kasih atas bantuannya hari ini.” Mika berterima kasih atas bantuan Sato hari itu. Kalimat tambahan ini menyampaikan terima kasih yang khusus; bukan syarat wajib sebelum pulang.
  2. Mika: お先に失礼します。 “Permisi, saya pulang duluan.” Sekarang Mika menyampaikan salam pamit. Pembicaranya adalah orang yang akan pulang.
  3. Sato: お疲れさまでした。また明日。 “Terima kasih atas kerja kerasnya hari ini. Sampai besok.” Sato menghargai pekerjaan Mika. また明日(またあした)cocok dalam adegan ini karena mereka berencana bertemu lagi besok.
  4. Mika: はい、また明日。 “Ya, sampai besok.” Mika membalas ucapan tambahan itu lalu pergi.

Latih dialog sekali sebagai Mika dan sekali sebagai Sato. Saat membaca ulang, bayangkan Sato tetap duduk dan tas Mika bergerak menuju pintu. Perubahan posisi sederhana ini membantumu mengingat peran pembicara. Setelah itu, hilangkan ucapan terima kasih tambahan dan kalimat tentang besok. Dua giliran utama tetap membentuk pertukaran yang lengkap.

Kesalahan yang perlu diperiksa

Jangan otomatis menjawab お先に失礼します ketika orang lain mengucapkannya. Jika kamu masih tinggal, jawaban itu justru menyatakan bahwa kamu juga akan pergi. Gunakan jawaban penghargaan dalam contoh tadi. Jika kamu memang ikut pulang, situasinya berubah; tentukan situasi itu sebelum memilih ucapan.

Pertahankan akhiran sopannya. お先に失礼します sudah berakhir dengan bentuk kata kerja sopan します. Jangan menambahkan です sesudahnya. Dalam お疲れさまでした, pertahankan さま dan でした sebagai bagian ungkapan. Kamu mungkin mendengar bentuk singkat お疲れさま yang lebih akrab. Namun, melatih versi sopan yang lengkap membuatmu tidak perlu menentukan tingkat keakraban sejak awal.

Sesuaikan pula kalimat tambahan dengan kenyataan. また明日 berarti “sampai besok”, jadi hilangkan jika kalian tidak akan bertemu besok. Ucapan pamit yang singkat tetap bisa menyampaikan maksud secara lengkap.

Latih satu adegan keberangkatan

Letakkan dua benda di meja untuk mewakili dirimu dan seorang rekan. Gerakkan bendamu menuju pintu imajiner sambil mengatakan お先に失礼します. Dari posisi rekan, jawab dengan お疲れさまでした. Tukar peran, lalu coba adegan memberi jalan di pintu dengan お先にどうぞ. Akhiri latihan dengan satu pemeriksaan: apakah orang yang mendahului sesuai dengan ungkapan pilihanmu? Ketika hubungan itu sudah jelas, kata-katanya lebih mudah digunakan tepat saat kamu benar-benar berpamitan.


Practice this lesson

Oleh Ranggo
Bagikan